Brazil Juara Copa America 2019

img
Jul
09

Timnas Brasil menjadi juara Copa America 2019. Di final, Tim Samba menang 3-1 atas Peru. Bertanding di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (7/7/2019) waktu setempat atau Senin (8/7) dini hari WIB, Brasil unggul lebih dulu lewat gol Everton di menit ke-15. Peru sempat menyamakan skor lewat penalti Jose Paolo Guerrero di menit ke-44. Namun, Selecao kembali memimpin 2-1 di injury time babak pertama lewat gol Gabriel Jesus.

Di babak kedua, Brasil sempat bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua yang diterima Gabriel Jesus. Namun, Brasil bisa menambah satu gol lagi lewat penalti Richarlison, menyusul dilanggarnya Everton di kotak terlarang. Kemenangan 3-1 memastikan Brasil menjadi juara Copa America 2019. Peru harus puas menjadi runner up, sementara tempat ketiga diraih Argentina, yang menang 2-1 atas Chile.

Setelah 12 tahun, akhirnya Selecao menjadi yang terbaik lagi di Amerika Latin. Ini menjadi trofi kesembilan Brasil di Copa America setelah tahun 1919, 1922, 1949, 1989, 1997, 1999, 2004, dan 2007. Tapi, jumlah gelar Tim Samba itu masih kalah ketimbang dua rivalnya, Argentina dan Uruguay. Brasil cuma ada di posisi ketiga negara Amerika Latin dengan gelar Copa America terbanyak.

Sebab Uruguay masih ada di urutan teratas dengan 15 gelar juara disusul Argentina dengan 14 gelar juara. Brasil memang kurang oke rekornya di partai final karena baru sembilan kali juara dari 20 kali penampilan di final. Di posisi keempat dan kelima ada Paraguay serta Chile, masing-masing dengan dua gelar.

Musim ini bisa dibilang jadi musimnya Alisson Becker. Kiper 26 tahun itu tak cuma meraih trofi Liga Champions, tapi juga berjaya di Copa America bersama Timnas Brasil. Alisson juga diserahi dua sarung tangan emas sebagai pertanda kiper paling sedikit kebobolan di Premier League dan Liga Champions. Sarung tangan emas ketiga pun didapat Alisson di Copa America.

Melajunya Brasil ke final tak lepas dari perannya sebagai penjaga gawang. Sebab tidak ada satu pun gol yang bersarang di gawangnya sedari matchday pertama hingga semifinal kontra Argentina. Lima laga tanpa kebobolan, Alisson berhak atas sarung tangan emas itu.